Oleh: Herry Prasetyo
ANAK-ANAK menyukai hal-hal yang unik, menarik, dan terasa “asing” dalam hidup mereka. Lebih asyiknya lagi, anak-anak, terutama ini anak saya, menyukai menyimak hal baru yang sebenarnya ia sendiri takut menghadapi atau melihatnya. Sebagai contoh, anak saya suka melihat tayangan televisi yang serem-serem, seperti “uji nyali”, padahal ia takut ketika menontonnya. Suatu ketika anak saya membangunkan tidur sore saya hanya untuk minta ditemani menonton acara “pengundang setan atau makhluk halus” di suatu stasiun teve.






MENJADI suatu konsekuensi kita sebagai orang tua untuk pandai menyikapi segala hal yang berkaitan dengan masalah anak-anak. Bila memiliki anak tunggal, kita harus pandai-pandai membuat dan membimbing dia untuk menjadi anak yang tidak terlalu manja dan egois. Bila memiliki beberapa anak, kita pun harus pandai mengelola agar anak-anak menjadi anak yang mudah berkompromi, saling memahami, dan akur-akur selalu.
Penulis: Edy Sembodo
RUMAH adalah tempat berkumpulnya keluarga. Setiap keluarga pasti mendambakan suasana hangat dan mesra di rumahnya. Bagaimanapun, rumah adalah tempat kita melepaskan lelah kerja seharian. Begitu juga tempat anak-anak melepaskan lelah aktivitasnya di luar rumah, entah itu sekolah atau bermain. Menyadari betapa pentingnya rumah bagi tiap keluarga maka sudah seharusnyalah diperhatikan sisi-sisi pentingnya.







