Oleh: Emmy Liana Dewi
Oprah Winfrey Show dan beberapa saluran teve dunia (CNN, BBC, NHK) pernah menayangkan sesi ‘Klub Yoga Ketawa’ yang isinya orang-orang yang sedang bermain-main sambil tertawa terpingkal-pingkal, kadang-kadang sambil bertepuk tangan dan ber ‘hoho…hahaha’ bersama. Klub Yoga Ketawa berjumlah sekitar 6.000 tersebar di 65 negara, menampung orang-orang dari segala umur untuk ber-’olah-tawa’ bersama. Yoga Ketawa sendiri memiliki logo spiral yang bertuliskan hohohahaha.
Konsep Yoga Ketawa
Dr. Madan Kataria, seorang dokter berasal dari Mumbai, pada tanggal 13 Maret 1995 mengembangkan sebuah konsep olahraga ketawa yang sangat unik, yaitu Yoga Ketawa. Dimulai hanya dengan lima orang saja, dan kini telah menyebar di 65 negara dan telah terbentuk ribuan klub Yoga Ketawa di seluruh dunia. Sayangnya di Indonesia, Yoga Ketawa belum dikenal secara luas. Sampai bulan Juli 2010 ini, baru ada satu orang guru yang mendapat training khusus dan bersertifikat langsung dari pusatnya, yaitu Bangalore, India.
Sepintas kita akan mengira kalau Yoga Ketawa adalah gerakan yoga yang dilakukan sambil ber ‘hahahaha’…. Memang pendapat tersebut tidak terlalu jauh dari konsep unik tersebut. Yoga ketawa merupakan sebuah konsep unik yang menggabungkan pranayama atau seni pernapasan Yoga dengan olah gerak dan permainan kanak-kanak yang akan menghasilkan ‘hoho..hahahaha..’ Setiap orang sebenarnya bisa tertawa tanpa alasan yang dibuat-buat, atau tanpa perlu pancingan cerita yang lucu, humor, atau dagelan. Seni napasnya meningkatkan pasokan oksigen ke dalam tubuh dan otak, sehingga membuat praktisinya lebih sehat dan energik.
Yoga Ketawa dilakukan di dalam kelompok karena peserta memerlukan teman untuk tertawa bersama sambil berinteraksi dan saling menatap mata. Dimulai dengan tepuk tangan, pernapasan, gerakan-gerakan khusus yang disertai ketawaria, serta relaksasi. Dalam Yoga Ketawa, orang percaya bahwa ketawa itu 'menular’, jadi bila kita bertatap mata dan berinteraksi dengan orang yang sedang tertawa, maka kita akan ‘ketularan’ untuk tertawa juga. Jadi dalam kelompok, peserta saling menularkan gelak tawa. Memang diperlukan wadah untuk tertawa bersama dalam ‘klub-klub yoga ketawa’. Klub Yoga ketawa dijalankan oleh tenaga sukarela dan ketua kelompok yang telah mendapat training khusus dari seorang guru Yoga Ketawa bersertifikat. Klub ini bebas dari pengaruh politik, agama, dan bersifat non-profit yang dijalankan di bawah pengawasan Laughter Club International di India serta Laughter Yoga International.
Konsep Yoga Ketawa berdasarkan fakta ilmiah bahwa tubuh kita tidak bisa membedakan ketawa asli dengan ketawa ‘aspal’ (asli tapi palsu, atau buatan). Baik ketawa instan yang alami maupun ketawa aspal akan memberi manfaat yang sama secara fisiologis dan psikologis, yaitu membuat rasa gembira dan meningkatkan hormon endorfin atau hormon pencetus rasa gembira. Konsep inovatif ini telah diterima secara luas di dunia dan telah dipublikasikan di majalah-majalah dan media terkemuka seperti TIME Magazine, National Geographic, Wall Street Journal, Los Angeles Times, Daily Telegraph (Inggris). Klub-klub Yoga Ketawa pernah ditayangkan oleh Oprah Winfrey Show, BBC, CNN, ZDF (Jerman), NHK (Jepang), ABC News (USA) dan masih banyak lagi di network TV dunia lain yang menayangkan kegiatan klub-klub Yoga Ketawa di berbagai penjuru dunia.
Tiga Alasan Orang Melakukan Yoga Ketawa
1. Secara ilmiah telah dibuktikan bahwa untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari ketawa, kita perlu tertawa secara berkesinambungan selama paling tidak 10 menit sampai 15 menit. Di dalam Yoga Ketawa, kita bisa mengolah ketawa selama mungkin dalam waktu yang kita inginkan sehingga mampu membawa perubahan fisiologis dan biokimia secara nyata di dalam tubuh kita.
2. Untuk mendapatkan manfaat dari ketawa, ketawa perlu dilakukan dengan suara keras dan dalam serta berasal dari rongga diafragma. Jadi diperlukan ‘ketawa dari perut’. Ketawa keras dan lama biasanya sulit diterima bila dilakukan di depan banyak orang. Klub Yoga Ketawa adalah tempat yang nyaman dan aman untuk tertawa keras, lama, sampai terbahak-bahak tanpa merasa ‘risi’ dengan orang di sekeliling kita.
3. Umumnya kita tertawa bila ada penyebab yang membuat kita tertawa secara spontan dan alami. Padahal, tidak banyak alasan atau hal yang menyebabkan kita bisa tertawa. Kita tertawa secara kebetulan saja karena ada penyebab ketawa kita. Sebaliknya di dalam klub Yoga Ketawa, kita sengaja datang untuk tertawa. Sehingga kita tertawa karena kemauan, penuh kesadaran dan sengaja untuk tertawa bersama, bukan secara kebetulan saja. Dengan cara ini kita bisa memetik manfaat kesehatan dari ketawa.
Misi: Perdamaian Dunia
Tujuan utama adalah membawa kesehatan, kegembiraan, dan perdamaian dunia melalui ketawa. Ketawa bersifat universal tanpa mengenal bahasa dan kultur yang membawakannya. Klub Yoga Ketawa cepat berkembang di antara komunitas yang percaya pada kasih yang murni, ketawa, serta persahabatan. Setiap hari Minggu pertama pada bulan Mei dirayakan sebagai Hari Ketawa Dunia. Pada tahun 2000, hampir sebanyak 10.000 orang tertawa bersama di Copenhagen, Denmark untuk memecahkan rekor Guinness.
Ketawa Mengubah Kualitas Hidup
Riset ilmiah terhadap metode-metode Yoga Ketawa telah dilakukan oleh Universitas Graz di Austria, Bangalore (India) dan juga di Amerika Serikat. Hasilnya menyatakan bahwa ketawa menurunkan tingkat hormon penyebab stres (epinephrine, kortisol, dll) di dalam darah. Ketawa mengembangkan sikap yang positif dan penuh harapan. Bila kita masih bisa tertawa dalam menghadapi masalah maka kita akan jauh dari stres, rasa putus asa, apalagi depresi.
Jadi yuuk…tertawa dan membentuk klub Yoga Ketawa… ***** (Emmy Liana Dewi, Certified Laughter Yoga Coach) Email:
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Mobile: +62819661106











