SETIAP manusia memiliki persoalan dan dituntut untuk merespons persoalan itu dengan baik, bijak, dan sabar. Apalagi jika yang memiliki persoalan itu adalah orang dewasa dan sudah berkeluarga, tentu akan lebih rumit dibandingkan dengan orang yang belum memiliki tanggung jawab dalam kehidupan keluarga. “Persoalan yang dihadapi orang dewasa banyak sekali, berkait dengan diri, keluarga, pekerjaan dan masyarakat. Pada dasarnya setiap manusia menjalani kehidupannya sesuai dengan kemampuan dan pilihannya,” kata A Kasandra Putranto yang aktif di Himpunan Psikologi Indonesia, Asosiasi Psikologi Forensik, dan Ikatan Psikologi Klinis.
Berikut perbincangan herry prasetyo dari buahaticerdas dengan psikolog yang juga peduli terhadap pekerjaan-pekerjaan sosial dan tak lupa memperjuangkan anak berkebutuhan khusus.






MENDIDIK anak beragam caranya. Dari dulu hingga kini, orang tua selalu berusaha mengantar anaknya menjadi orang yang sukses, berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Sebisa mungkin stres dan kegagalan terhindarkan dari kehidupan orang tua dalam membimbing anak-anak. Maka tak berlebihan banyak orang menjadi khawatir lalu bertanya apakah mendidik anak itu sesuatu yang sulit dan rumit. “Melalui seminar saya, banyak orang tua yang terbuka matanya bahwa ternyata mendidik itu sangatlah sederhana,” ujar Melly Kiong, penulis buku Siapa Bilang Ibu Bekerja Tidak Bisa Mendidik Anak dengan Baik? dan Cara Kreatif Mendidik Anak ala Melly Kiong.
APA yang Anda pahami tentang musik? “Dunia gonjrang-gonjreng” yang memekakkan telinga ataukah dunia penuh seni dan harmonisasi yang mampu menyentil hati dan jiwa pada suatu saat suatu masa. Tentu Anda punya jawabannya tersendiri, tapi mari kita berbincang mengenai musik termasuk keterkaitannya dengan dunia anak, dunia seni, dan dunia ekspresi, dengan pianis Carolina S Yana. 




